Bimbingan Mental "Melatih Kedisiplinan" oleh Hakim Pengadilan Agama Sampang
Pada hari Rabu, tanggal 06 November 2025, seluruh pegawai Pengadilan Agama Sampang melaksanakan salat Ashar berjamaah yang bertempat di Musholla Al-Firdaus Pengadilan Agama Sampang. Kegiatan ini dilanjutkan dengan bimbingan mental yang disampaikan oleh Hakim Pengadilan Agama Sampang, Bapak Khoiro Aulit Taufiqo, S.H.I., M.H dengan tema “Melatih Kedisiplinan”.
Beliau bercerita terkait kedisiplinan, pada Zaman Dinasti Abasiyah (Zaman Keemasan Islam). Ada tokoh yang bernama Amar Bin Ubay. Merupakan tokoh yang dikagumi oleh semua kaum dan gurunya. Ada juga seorang yang bernama Amar Bin Buhay yang merupakan orang yang membawa berhala.

Salah satu guru yang kagum akan Amar Bin Ubay yaitu Hasad Al Basufi yang terkenal akan ksultanannya. Dan salah satu tokoh pendiri Mutaazilah. Namun Amar Bin Ubay diketahui memiliki mempunyai beda pendapat dengar banyak ulama pada zaman itu. Salah satu contoh yang hal diperdebatkan adalah terkait apakah orang Islam yang melakukan dosa besar nantinya akan masuk surga atau neraka. Bahwa ulama sepakat mempunyai kezuhudan sangat tinggi.
Kebiasaan Amar Bin Ubay merupakan seseorang yang disiplin dalam hal beribadah. Selama hidupnya Amar Bin Ubay sudah latihan dalam kedisiplinan. Sehingga apabila melakukan sesuatu contohnya pada jam 15.00 tidak diperbolehkan minum, maka tidak akan minum juga. Hal itu merupakan kemampuan seseorang dalam mengendalikan hawa nafsu.
Ketika sudah mempunyai jadwal untuk mengerjakan sesuatu dan sudah ada jadwal yang tertata namun seringkali dalam prakteknya seringkali berantakan. Maka Amar Bin Ubay selama hidupnya mengendalikan diri sendiri.

Salah seorang tokoh bernama Imam Warmadi yang merupakan ahli politik dan kitab pada zaman Abasiyah. Pondasi dari sesuatu hal yang harmonis adalah disiplin. Lebih luas lagi kedisiplinan adalah hasil dari pembentukan karakter dan erika yang kuat. Di dalam agama Islam kedisiplinan sama halnya dengan ketaatan.
Kegiatan bimbingan mental ini diharapkan dapat menimbulkan semangat disiplin dan menjadi pengingat dan motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus membangun budaya kerja yang harmonis, saling mendukung, dan dilandasi dengan cinta serta doa yang tulus.

